Tiara Melinda Siagian, Siswi SMA BTB, Raih Predikat Peserta Terbaik Lomba Video Konten Literasi Kabupaten Toba 2026


Balige, Trias Bintang Timur — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige. Tiara Melinda Siagian, siswi kelas XII IPS 3, berhasil meraih predikat Peserta Terbaik dalam Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 tingkat Kabupaten Toba yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba pada 8 Oktober 2026.
Lomba yang diikuti oleh 50 peserta dari berbagai kalangan pelajar tersebut menetapkan 10 peserta terbaik, yang terdiri atas tiga pemenang utama dan tujuh peserta terbaik. Keberhasilan Tiara masuk dalam jajaran peserta terbaik menjadi bukti bahwa semangat belajar, kreativitas, dan keberanian untuk mencoba dapat membuka jalan menuju prestasi.
Literasi Bukan Sekadar Membaca, tetapi Memahami dan Bertindak
Bagi Tiara, literasi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar membaca buku atau teks. Literasi merupakan kemampuan untuk memahami informasi, menelaah kebenaran dan maknanya, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia memberikan contoh sederhana tentang penggunaan masker. Seseorang tidak cukup hanya mengetahui bahwa masker perlu digunakan, tetapi juga harus memahami alasan di balik penggunaannya, misalnya untuk melindungi kesehatan dari paparan asap yang dapat mengganggu sistem pernapasan.
Demikian pula ketika seseorang melihat konten edukasi. Informasi yang diterima tidak seharusnya berhenti pada kegiatan membaca atau menonton. Informasi tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut, ditelaah secara kritis, dan dimanfaatkan dalam tindakan nyata. Pemahaman ini menunjukkan bahwa literasi bukan hanya tentang seberapa banyak informasi yang diperoleh seseorang, melainkan juga tentang bagaimana informasi tersebut dipahami dan digunakan secara bijaksana.
Melawan Rasa Takut, Menumbuhkan Keberanian
Di balik pencapaian yang membanggakan tersebut, Tiara mengakui bahwa proses mengikuti lomba bukanlah hal yang mudah. Ia sempat merasa takut gagal, terlalu banyak berpikir (overthinking), kurang bersemangat, dan gugup ketika mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi. Namun, dorongan dan motivasi dari Bapak Kondar Leo Nadeak (alm.) menjadi salah satu sumber kekuatan baginya. Melalui contoh keberhasilan peserta didik lain yang dapat dijadikan referensi, Tiara mendapatkan motivasi untuk membangun kepercayaan diri dan berani mengambil kesempatan.
Pengalaman ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap prestasi, sering kali terdapat perjuangan untuk mengatasi keraguan diri. Dukungan dan kepercayaan dari orang-orang di sekitar dapat membantu seorang pelajar menemukan keberanian untuk mengembangkan potensinya. Predikat peserta terbaik yang diraih Tiara bukan hanya sebuah pengakuan atas hasil karyanya, tetapi juga buah dari proses belajar, keberanian mencoba, dan kesediaan untuk terus bertumbuh.
Pesan Tiara: Jangan Takut Mencoba dan Andalkan Tuhan
Tiara menyampaikan pesan inspiratif kepada teman-temannya agar tidak membiarkan rasa takut menghalangi kesempatan untuk berkembang. “Jangan takut mencoba selagi kita punya niat. Jangan takut gagal, karena masalah gagal atau berhasil itu urusan kemudian. Kalau gagal, jadikan pengalaman; kalau berhasil, jadikan pencapaian. The last but not the least, andalkan Tuhan dalam setiap langkahmu,” ungkap Tiara saat membagikan pengalamannya kepada seluruh warga sekolah di halaman SMA BTB.
Pesan tersebut mengandung makna mendalam bagi dunia pendidikan. Keberhasilan tidak selalu dimulai dari rasa percaya diri yang sempurna, tetapi dari kesediaan untuk melangkah meskipun masih ada keraguan. Kegagalan pun bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mencoba kembali.
Semangat Tiara sejalan dengan nilai-nilai pendidikan SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige, yakni Fides, Scientia et Fraternitas: iman, ilmu pengetahuan, dan persaudaraan. Iman menjadi landasan dalam setiap langkah, ilmu pengetahuan dikembangkan melalui proses belajar yang kritis dan kreatif, sedangkan persaudaraan diwujudkan melalui dukungan dan semangat untuk saling menguatkan.
Penghargaan Akan Diserahkan pada Festival Perpustakaan
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaiannya, medali dan uang pembinaan bagi para penerima penghargaan dijadwalkan akan diserahkan oleh Bupati Toba pada kegiatan Festival Perpustakaan yang direncanakan berlangsung pada akhir Oktober 2026. Prestasi Tiara diharapkan dapat menginspirasi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan budaya literasi, meningkatkan kreativitas, serta berani mengikuti berbagai kompetisi sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.
Kisah Tiara mengajarkan bahwa literasi sejati tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi harus menghasilkan pemahaman dan tindakan. Demikian pula dengan prestasi: bukan semata-mata tentang medali atau penghargaan, melainkan tentang keberanian untuk mencoba, ketekunan dalam berproses, dan kesediaan untuk terus belajar.
Selamat atas pencapaian Tiara Melinda Siagian! Teruslah berkarya, menginspirasi, dan menyalakan cahaya pengetahuan bagi sesama.
Tim Jurnalis Trias Bintang Timur
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini