BERITA

Detail Berita

Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan: LKTD Pramuka SMA BTB Menempa Pemimpin Muda Berkarakter

Sabtu, 17 Oktober 2026 12:12 WIB
25 |   -

Silangit, Trias Bintang Timur — Membentuk pemimpin muda tidak cukup hanya dengan mengajarkan cara memimpin. Lebih dari itu, kepemimpinan harus ditumbuhkan melalui pembentukan karakter, penanaman nilai-nilai kedisiplinan, penguatan tanggung jawab, serta kesediaan untuk melayani sesama. Semangat inilah yang mewarnai pelaksanaan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) Pramuka SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige yang berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di Perkampungan Pemuda Jetun Silangit.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Pramuka sebagai bagian dari proses pembinaan calon pemimpin muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa pelayanan. Sebelum keberangkatan, para peserta dilepas secara resmi oleh Kepala SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah memberikan dukungan dan arahan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, tanggung jawab, serta keterbukaan untuk belajar dari setiap pengalaman.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta didampingi oleh Helmud Panjaitan, S.Sos., dan Asimarita Ompusunggu, S.Pd. Kehadiran para pendamping menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan dengan baik sekaligus membantu peserta mengembangkan sikap mandiri, kebersamaan, dan kepemimpinan melalui berbagai aktivitas yang telah dirancang.

Belajar Memimpin, Bertumbuh dalam Karakter

Rangkaian LKTD dirancang untuk memberikan pengalaman kepemimpinan yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga praktis. Melalui materi, diskusi kelompok, dinamika kelompok, kegiatan luar ruang, dan musyawarah, peserta diajak memahami bahwa seorang pemimpin harus mampu mengenali potensi dirinya, bekerja sama dengan orang lain, mengambil keputusan secara bijaksana, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan.

Materi Dasar-Dasar Kepemimpinan Pramuka disampaikan oleh Dra. Risma H.B. Napitupulu, M.Pd., selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Ka. Pusdiklatcab) Pramuka Toba. Materi ini menjadi landasan bagi peserta untuk memahami prinsip-prinsip dasar kepemimpinan dalam Gerakan Pramuka.

Selanjutnya, Fr. Nisensius Mety, CMM, selaku Kamabigus Gugus Depan 01.029–01.030, membawakan materi Spiritualitas Kepemimpinan dalam Pramuka. Materi ini menegaskan pentingnya dimensi spiritual dalam membentuk seorang pemimpin yang tidak hanya mampu mengarahkan orang lain, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral, keteladanan, dan semangat pelayanan. Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pula pelantikan pengurus Gugus Depan 01.029–01.030 serta pelantikan anggota Pramuka Penegak Bantara dan Laksana sebagai bagian dari rangkaian pembinaan dan pengembangan kepramukaan.

Materi Kontrak Belajar dan Dinamika Kelompok, Disiplin, Tanggung Jawab dan Integritas, Outbound Kepemimpinan dan Team Building, Problem Solving dan Forum Terbuka, serta Musyawarah Kepengurusan Pramuka dibawakan oleh Helmud Panjaitan, S.Sos., selaku pelatih Pusdiklatcab Pramuka Toba. Melalui materi-materi tersebut, peserta dilatih untuk membangun komunikasi yang sehat, menghargai pendapat orang lain, menyelesaikan persoalan secara bersama-sama, serta memahami pentingnya integritas dalam menjalankan tugas organisasi.

Sementara itu, Asimarita Ompusunggu, S.Pd., selaku Pembina Gugus Depan 01.030, menyampaikan materi Kepemimpinan dalam Organisasi Pramuka. Materi ini mengajak peserta memahami peran pemimpin dalam menggerakkan organisasi, membangun kerja sama, dan memastikan setiap anggota memiliki kesempatan untuk berkontribusi.

Dicky A. Ginting, S.Pd., selaku Pembina Gugus Depan 01.029, membawakan materi Fondasi Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi. Peserta diperkenalkan pada pentingnya perencanaan, pembagian tugas, koordinasi, dan pengelolaan organisasi agar setiap program dapat berjalan secara terarah dan bertanggung jawab.

Adapun materi Outbound Kepemimpinan dan Team Building juga disampaikan oleh Rezeky Noris Pane, S.Pd. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk melatih kerja sama, membangun kepercayaan, mengembangkan kemampuan berkomunikasi, dan belajar menghadapi tantangan secara kolektif.

Kepemimpinan yang Berakar pada Iman, Ilmu Pengetahuan, dan Persaudaraan

Dalam konteks pendidikan di SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige, LKTD Pramuka menjadi salah satu ruang pembentukan karakter yang sejalan dengan semangat sekolah, yaitu Fides, Scientia et Fraternitas—Iman, Ilmu Pengetahuan, dan Persaudaraan.

Nilai iman mengajak peserta untuk menjadikan hati nurani dan nilai moral sebagai dasar dalam mengambil keputusan. Ilmu pengetahuan mendorong mereka untuk berpikir kritis, belajar dari pengalaman, serta mencari solusi atas berbagai persoalan. Sementara itu, persaudaraan menumbuhkan kesadaran bahwa kepemimpinan bukanlah tentang kekuasaan atau kedudukan, melainkan tentang kemampuan merangkul, menghargai, dan melayani sesama.

Seorang pemimpin muda diharapkan tidak hanya berani tampil di depan, tetapi juga bersedia mendengarkan. Tidak hanya mampu memberikan instruksi, tetapi juga siap bekerja bersama. Tidak hanya menuntut tanggung jawab dari orang lain, tetapi terlebih dahulu menunjukkan tanggung jawab melalui tindakan nyata.

Nilai-nilai tersebut penting untuk dibawa kembali ke lingkungan sekolah, khususnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Pramuka, pengurus organisasi, serta peserta didik yang kelak akan mengambil peran lebih besar dalam masyarakat.

Membentuk Pemimpin yang Siap Melayani

Pelaksanaan LKTD Pramuka di Jetun Silangit pada 2–4 Oktober 2026 menjadi bagian dari upaya SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga matang dalam karakter dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Pengalaman selama tiga hari tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata. Nilai-nilai kedisiplinan, integritas, kerja sama, musyawarah, dan pelayanan perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Sebab, keberhasilan seorang pemimpin tidak semata-mata diukur dari seberapa tinggi kedudukannya, melainkan dari seberapa besar tanggung jawab yang dijalankannya dan seberapa banyak orang yang dapat bertumbuh melalui kehadirannya. Melalui LKTD ini, SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige terus meneguhkan komitmennya untuk mendidik kaum muda agar menjadi pribadi yang beriman, berpengetahuan, berkarakter, dan mampu menjadi berkat bagi orang lain.

Pemimpin sejati bukanlah mereka yang sekadar ingin diikuti, melainkan mereka yang berani memberi teladan, tulus melayani, dan bertanggung jawab atas setiap kepercayaan yang diberikan.

Tim Jurnalistik SMA Swasta Bintang Timur 1 Balige


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini